Headlines News :
Home » , , , , » Imparsial Minta Fraksi PPP Komit Tolak RUU Kamnas

Imparsial Minta Fraksi PPP Komit Tolak RUU Kamnas

Written By Unknown on Senin, 28 Januari 2013 | 09.05



FPPP.OR.ID, Jakarta - Imparsial bersama belasan aktivis mahasiswa sambangi Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR. Hal itu guna mendesak PPP mempertahankan komitmennya untuk menolak draft Rancangan Undang-undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) yang sedang dibahas di Panitia Khusus (Pansus) DPR.

Direktur operasional Imparsial Bhatara Ibnu Reza mengatakan, PPP harus tetap pada komitmennya menolak draft RUU Kamnas yang dinilainya masih terlalu prematur untuk dibahas di DPR. Hal ini melihat pasal-pasal bermasalah dalam RUU Kamnas dapat menganggu kehidupan sistem politik demokrasi di tanah air.

"Kita meminta PPP konsisten melkaukan penolakan terhadap RUU Kamnas. Kami percaya PPP konsisten tidak mencla mencle (plinplan) meskipun hanya ada dua anggotanya di pansus, tapi kalau bersuara kritis, pasti tetap didengar," kata Bhatara, di Gedung DPR, Jakarta, Senin (19/11/2012).

Menurut Bhatara, kalau Fraksi PPP bersikap plinpan dari yang awalnya menentang tapi di saat akhir justru menbdukung, maka partai berlambang Kabah itu akan menerima konskwensi kehilangan suara dukungan dalam Pemilu 2014 nanti. "Makanya kami berharap PPP tetap konsisten menolak RUU Kamnas," ujar Bhatara.

Imparsial bersama para mahasiswa itu menilai isi draft RUU Kamnas dinilai telah mengkhianati reformasi dan mengancam demokrasi. "Karena setidaknya ada 40 pasal yang kami nilai bermasalah di dalam draft RUU yang diajukan pemerintah itu," imbuhnya.

Sedangkan anggota Fraksi PPP Ahmad Yani yang menerima kunjungan mereka menyarankan agar Imparsial dan para mahasiswa juga mendatangi fraksi-fraksi lain sehingga sikap menolak RUU Kamnas menjadi efektif.

"Saran saya road show juga ke fraksi-fraksi. Yang jelas PDIP, Hanura, dan PPP jelas tetap menolak. Bagi kami PPP penolakan ini menjadi agenda kepentingan bangsa dan bukan agenda politik," ujar Yani.

Masih di lokasi yang sama, Sekretaris Fraksi PPP Arwani Thomafi menegaskan sikap fraksinnya tetap konsisten menolak RUU Kamnas tersebut. "Terus terang, partai kami yang pernah terzolimi, bahkan mengalami pengebirian di masa Orde Baru jelas menolak RUU macam begini," tegasnya.

Selain Imparsial, Komnas HAM, Dewan Pers dan KontraS tetap concern menentang RUU itu. Salah satu subtansi yang dikritisi mereka adalah pembentukan Dewan Keamanan Nasional berdalih menjaga keamanan namun melibatkan tentara dan intelijen dalam pengoperasiannya.[Sumber INILAH.COM]      
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Twitter

Recent Posts

Data pengunjung


free web counters

Countdown Pemilu 2014

Translete

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Jangan Lewatkan

Kalender

Popular Posts

Waktu sholat untuk .J Soewoko ٦٩ Lamongan. Widget Jadwal Sholat oleh Alhabib.
Sholatlah engkau sebelum di Sholati

About Me

Powered By Blogger
 
Support : Creating Website | PPP Template | Crew Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. ppp lamongan - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Template