“Mukernas hanya untuk menyamakan persepsi dan program partai,” kata Suryadharma usai ikut gerak jalan kerukunan umat beragama yang dillaksanakan Kementerian Agama, di Monas, Jakarta, Minggu (29/1).
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Suryadharma juga membantah partainya minder tidak mencalonkan presiden sejak awal dibandingkan dengan PAN dan Partai Golkar yang
sudah mengusung calon presidennya masing-masing. “Kalau PAN dan Golkar silakan saja sudah mengusung calon presidennya sejak sekarang,” tutur Suryadharma.
Ia mengatakan mukernas ini merupakan yang pertama paska muktamar PPP bulan Juni 2012. “Dalam mukernas ini PPP hanya ingin
mempersiapkan Pemilu 2014 dari awal,” kata dia.
Suryadharma menjelaskan memang ada suara-suara di mukernas akan mengukuhkan calon presiden atau mendukung calon presiden dan
wakil presiden. tapi menurutnya belum tepat waktunya untuk dibicarakan di mukernas.
“Karena sekarang ini yang paling penting adalah konsolidasi seluruh kekuatan partai pasca muktamar di Bandung, sehingga bisa
menjadi modal politik untuk meningkatkan perolehan suara pada pemilu nanti. Modal politik ini dengan ukurannya seberapa besar PPP dapat
memperoleh suara dan kursi di parlemen pusat dan daerah,,” papar dia.
Ditambahkan dia, kalau modal politik itu besar maka PPP bisa ikut menentukan dukungan atau mencalonkan presiden dan wakil presiden
yang akan datang. Namun kalau modal politik PPP masih rendah maka sulit bagi PPP memiliki peran yang besar.
“Jadi saya harap teman-teman di partai agar tidak buru-buru mencalonkan presiden dan wakil presiden baik dari dalam partai maupun
luar partai. Namun yang penting bagi teman-teman adalah bagaimana meningkatkan modal politik,” kata Suryadharma yang juga menjabat
Menteri Agama di Kabinet Indonesia Bersau Jilid II. (johara/dms)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !