Headlines News :
Home » » Indonesia Tak Berwibawa, TKI Menderita

Indonesia Tak Berwibawa, TKI Menderita

Written By Unknown on Senin, 17 September 2012 | 00.24


 

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Irgan Chairul Mahfiz, meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memrioritaskan agenda perlindungan TKI di luar negeri, menyusul terulangnya kematian TKI di Malaysia. Pasalnya, dalam kurun waktu Maret-September 2012 ini telah terjadi penembakan terhadap 11 WNI oleh Polisi Diraja Malaysia.
Menurutnya, dalam kasus-kasus tragis TKI di Malaysia itu ternyata Kemenlu, Kemenakertrans ataupun KBRI tidak mampu menunjukkan kesigapannya. “Kemenlu dan KBRI hanya mengutip kronologis dan informasi berdasarkan versi kepolisian Malaysia, yang mencerminkan ketidakberdayakan peran Kemenlu dan perwakilan RI dalam mewujudkan aspek perlindungan WNI,” ujar politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini dalam keterangan persnya kepada JPNN di Jakarta, Kamis (13/9).
Ditambahkannya, seharusnya Kemenlu bersikap lebih proaktif membangun kewibawaan diplomatik dengan pihak Malaysia. Dengan demikian kasus-kasus TKI dapat diselesaikan secara hukum yang ada.
Irgan menyebutkan, pada 24 Maret 2012 kepolisian Malaysia menembak mati tiga TKI asal Nusa Tenggara Barat (NTB) yaitu Herman (34), Abdul Kadir (25), dan Mad Noor (28) di kawasan Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia setelah ketiganya diduga merampok perkampungan penduduk. Kondisinya sangat mengenaskan hingga harus diotopsi dua kali baik di Malaysia maupun di tanah air.
Kemudian pada 19 Juni 2012, tiga TKI/WNI asal Jawa Timur masing-masing Hasbullah (25), Sumardiono (34), dan Mursidi (28) juga ditembak polisi Malaysia di sekitar jalan tol Selangor-Kuala Lumpur, Malaysia. Lagi-lagi, ketiganya dicurigai sebagai perampok dan lari dari kejaran polisi.
“Meski mereka dituduh melakukan perampokan, tapi apakah semuanya harus ditembak sampai mati dan bahkan di antaranya menjadi korban sangat mengenaskan? Inilah yang mengganggu perasaan kita sebagai bangsa, dengan melihat begitu mudahnya polisi Malaysia menghilangkan nyawa TKI,” kata Irgan. (cha/jpnn)
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Twitter

Recent Posts

Data pengunjung


free web counters

Countdown Pemilu 2014

Translete

English French German Spain Italian Dutch

Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Jangan Lewatkan

Kalender

Popular Posts

Waktu sholat untuk .J Soewoko ٦٩ Lamongan. Widget Jadwal Sholat oleh Alhabib.
Sholatlah engkau sebelum di Sholati

About Me

Powered By Blogger
 
Support : Creating Website | PPP Template | Crew Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. ppp lamongan - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Template