FPPP.OR.ID, Jakarta - Nahdlatul Ulama (NU) pada Kamis (31/1/2013) ini genap berusia 87 tahun. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berharap agar ormas Islam terbesar di Indonesia ini menjadi garda terdepan dalam menampilkan Islam moderat.
Menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Muhammad Romahurmuziy NU harus tetap menjadi garda terdepan wajah Islam moderat di tanah air di tengah potensi multikurluralisme Indonesia yang menjadi sasaran berbagai paham keagamaan ekstrem di belahan dunia. "PPP meyakini, NU ke depan akan semakin memerankan diri sebagai penyeimbang multidimensional, baik politik, ekonomi maupun sosbud, dengan menjunjung tinggi keluhuran budi, kepertengahan, toleransi, dan keberpihakan padamustadh'afin," ujar Romi, demikian ia kerap disapa di Jakarta, Kamis (31/1/2013).
Lebih lanjut Romi menegaskan NU telah teruji sebagai ormas Islam keagamaan yang matang dalam mengawal dan mewarnai sejaran Indonesia. Dia berharap di usian ke 87 ketangguhan NU kkian diteguhkan. "Semoga dalam usianya yang sangat matang, ketangguhan NU yang telah teruji mengawal dan mewarnai sejarah bangsa sejak perjuangan pra kemerdekaan, orde lama, orde baru, dan orde reformasi, semakin diteguhkan," harap Romi yang juga putera KH M. Tholhah Mansur, Pendiri IPNU ini.
PPP dan NU memiliki hubungan sejarah yang tidak dapat dipisahkan. NU merupakkan salah satu ormas pendiri PPP pada 5 Januari 1973 lalu. Deklarasi fusi ditandatangani Ketua Umum Tanfidiziyyah PBNU KH Dr. Idham Chalid dan Ketua Fraksi Partai NU KH Masjkur. [ndi]


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !