JAKARTA - Partai Persatuan
Pembangunan (PPP) akan membuat pakta integritas antikorupsi dengan
mengandeng Komisi Pemberantas Korupsi (KPK). Hal itu dilakukan karena
saat ini korupsi sudah sangat memprihatinkan.
"PPP sebagai partai Islam, harus memberikan contoh dan harus menjadi lokomotif, maka PPP akan menggandeng KPK. Saat ini kami sedang atur waktunya," ujar Wakil Ketua Fraksi PPP, Ahmad Yani melalui rilis yang diterima JPNN, Senin malam (4/2).
Pakta integritas ini, kata Yani, akan segera disebarkan ke seluruh elemen kader PPP. "Seperti pengurus DPP, anggota DPR, DPRD I, DPRD II, para Bupati dan Gubernur yang berasal dari PPP," sambungnya.
Selain itu, pihaknya juga memberi dukungan penuh pada KPK untuk menuntaskan perbagai kasus korupsi, terutama kasus-kasus korupsi besar yang belum juga tuntas.
"Tidak hanya kasus impor daging sapi, tapi kasus korupsi Hambalang, flu burung, BLBI, Century dan kasus lainnya. Agar KPK segera melakukan treatment yang sama," tutup anggota Komisi Hukum DPR ini.(chi/jpnn)
"PPP sebagai partai Islam, harus memberikan contoh dan harus menjadi lokomotif, maka PPP akan menggandeng KPK. Saat ini kami sedang atur waktunya," ujar Wakil Ketua Fraksi PPP, Ahmad Yani melalui rilis yang diterima JPNN, Senin malam (4/2).
Pakta integritas ini, kata Yani, akan segera disebarkan ke seluruh elemen kader PPP. "Seperti pengurus DPP, anggota DPR, DPRD I, DPRD II, para Bupati dan Gubernur yang berasal dari PPP," sambungnya.
Selain itu, pihaknya juga memberi dukungan penuh pada KPK untuk menuntaskan perbagai kasus korupsi, terutama kasus-kasus korupsi besar yang belum juga tuntas.
"Tidak hanya kasus impor daging sapi, tapi kasus korupsi Hambalang, flu burung, BLBI, Century dan kasus lainnya. Agar KPK segera melakukan treatment yang sama," tutup anggota Komisi Hukum DPR ini.(chi/jpnn)


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !