TKW yang hendak diberangkatkan
Lamongan- Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, memastikan jika ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Lamongan
tidak menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2014 mendatang.
Alasannya, para TKI itu masih terikat kontrak saat agenda pesta demokrasi lima tahunan berlangsung.
Apalagi, mereka lebih memilih mengambil cuti pada hari libur Lebaran dibanding mengambil cuti untuk pemilihan kepala daerah (pilkada), pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres).
"Biasanya TKI akan pulang ke Tanah Air untuk cuti pada Lebaran. Mereka jarang pulang saat ada pileg atau pemilihan yang lain," ujar Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Imam Trisno Edy.
Imam mengakui, sebagian besar tenaga kerja asal Lamongan yang bekerja di luar negeri kontrak kerjanya belum berakhir saat pemilu, baik pemilu legislatif maupun presiden pada 4 April 2014.
Selain masih terikat kontrak, para TKI tidak berani mengambil cuti. Izin mereka biasanya dipersulit oleh majikannya untuk pulang ke kampung halaman.Menurut Imam, TKI asal Lamongan yang paling banyak terdapat di Malaysia dan Arab.
Alasannya, para TKI itu masih terikat kontrak saat agenda pesta demokrasi lima tahunan berlangsung.
Apalagi, mereka lebih memilih mengambil cuti pada hari libur Lebaran dibanding mengambil cuti untuk pemilihan kepala daerah (pilkada), pemilihan legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres).
"Biasanya TKI akan pulang ke Tanah Air untuk cuti pada Lebaran. Mereka jarang pulang saat ada pileg atau pemilihan yang lain," ujar Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Imam Trisno Edy.
Imam mengakui, sebagian besar tenaga kerja asal Lamongan yang bekerja di luar negeri kontrak kerjanya belum berakhir saat pemilu, baik pemilu legislatif maupun presiden pada 4 April 2014.
Selain masih terikat kontrak, para TKI tidak berani mengambil cuti. Izin mereka biasanya dipersulit oleh majikannya untuk pulang ke kampung halaman.Menurut Imam, TKI asal Lamongan yang paling banyak terdapat di Malaysia dan Arab.
[mtf]



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !